Selasa, 27 Mei 2008

The LPG fuel application for Motorcycle

One of the problems that were dealt with at this time was the price increase of world oil fuel. This had directly an impact to the country that produced the fuel a little but consumed the big fuel material like Indonesia. As the impact of the price increase in the International level hence inside the country also the price of oil fuel also rising.


As the fuel alternative, for replacement of the premium could be used gas fuel or that often was acknowledged as Liquefied Petroleum Gas (LPG). With consideration between it that is environment-friendly, efficient, high energy, was easy to be gotten in the market, the price was cheaper and drop in substitute (the direct replacement) or few modifications to the engine component.

A resident was named Sugianto that lived in Perumahan Pondok Ungu, Bekasi. Created a motor cycle used Liquefied Petroleum Gas (LPG) fuel and already in applied to Yamaha Vega motorcycle 2006. Like that was contained in the article Motor Plus tabloid.

Because of the article motor plus no. 482/IX this May 24 2008 was very good, and was the work of the nation child then was put forward by me his summary as follows.

Mode of Action
To make the LPG system function, the petrol current must be stopped first. To be precise, the hose from the petrol tank that headed carburetor was stopped. After the installation was from the LPG tube, the regulator, the hose, the tap and the adaptor installed, the engine could be turned on.

The LPG gas from tube flowed beyond the regulator. The gas current headed the hose and big-small size of current was arranged by the tap. Opened-be closed the tap was affected by the game of hands in handgrip gas.

The LPG gas current from the tap entered towards the adaptor or a funnel for carburetor. In carburetor, gas and mixed air entered towards space burnt. During in compression step and had sprinkling of spark-plug fire, was burnt the gas mixture and the air to result power pushed the piston.

Source motorplus.com

………………………………………………………………………………………….

Aplikasi LPG untuk bahan bakar untuk Sepeda Motor

Salah satu permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kenaikan harga bahan bakar minyak dunia. Hal ini berdampak langsung kepada negara yang memproduksi bahan bakar sedikit tetapi mengkonsumsi bahan bahan bakar besar seperti Indonesia. Sebagai dampak dari kenaikan harga pada tingkat Internasional maka di dalam negeri pun harga bahan bakar minyak juga naik.

Sebagai bahan bakar alternative, pengganti premium dapat digunakan bahan bakar gas atau yang sering disebut Liquefied Petroleum Gas (LPG). Dengan pertimbangan dintaranya yaitu ramah lingkungan, efisien, energi tinggi, mudah didapat di pasaran, harga lebih murah dan drop in substitute (pengganti langsung) atau sedikit modifikasi pada komponen mesin.

Seorang warga bernama Sugianto yang tinggal di Perumahan Pondok Ungu, Bekasi. Menciptakan motor yang berbahan bakar gas atau sering disebut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan sudah di aplikasikan pada sepeda motor Yamaha Vega 2006. Seperti yang termuat dalam artikel motor plus.

Karena artikel motor plus no. 482/IX 24 Mei 2008 ini sangat bagus, dan merupakan karya anak bangsa maka saya tampilkan ringkasannya sebagai berikut.

Perlu peralatan khusus yang digunakan untuk menkonversi BBG pada sepeda motor. Yaitu Tabung LPG 3 berat kg, regulator max 0-8 kg/hour, slang saluran gas. Kran Gas, Tali Gas Motor 2-Tak, Adaptor Atau Corong Karburator.

Cara Kerja
Untuk memfungsikan sistem BBG, aliran bensin harus dihentikan dulu. Tepatnya, slang dari tangki bensin yang menuju karburator dimatikan. Setelah instalasi dari tabung BBG, regulator, slang, kran dan adaptor dipasang, mesin bisa dihidupkan.

LPG dari tabung mengalir melewati regulator. Aliran gas menuju slang dan besar-kecilnya aliran diatur oleh keran. Buka-tutup keran dipengaruhi permainan tangan pada handgrip gas.

Aliran LPG dari keran masuk menuju adaptor atau corong karburator. Di dalam karburator, gas dan udara bercampur masuk menuju ruang bakar. Saat langkah kompresi dan ada percikan api busi, terbakarlah campuran gas dan udara itu untuk menghasilkan tenaga dorong piston.

Source motorplus.com

3 komentar:

Rudy Firmanto mengatakan...

Posting Yang menarik,
Kalau boleh tahu untuk sistem reducernya memakai merk apa ya?

Thx

Rudy F
http://mobillpg.blogspot.com

Jauhar mengatakan...

Mas tologn aku dikasih tahu perangkatnya dan masangnya yaa. Sekalian belinya di mana

Didim Prihadi mengatakan...

terima kasih infonya.
untuk melihat gambar proses pembuatan sepeda motor lpg bisa dilihat di:
motor-lpg.blogspot.com